Melankolis (2)

Melankolis-plegmatis, aku seperti pernah membacanya.

Ya, aku akan mudah terhanyut saat membaca kisah romantis.

Aku tak kuasa menahan air mata saat menonton film sedih.

Suara piano pun selalu berhasil membuat hatiku terlarat.

Continue reading

Advertisements

Menikmati Senja

Suatu senja di sudut kota. Dua anak manusia duduk di sebuah kursi taman yang terbuat dari rotan. Pemuda itu berwajah tampan, rambutnya yang pendek tersisir rapi. Badannya yang tegap hanya terbungkus celana jins hitam dipadu hem putih yang dibiarkan terbuka. Si gadis yang duduk di sampingnya juga sangat cantik, hidungnya kecil, dan mata birunya lentik. Rambutnya yang ikal panjang berkibar tertiup angin senja sepoi-sepoi.

Continue reading