RSS

Kiriman Hujan Malam Ini

30 Dec

Hujan mengirimkan senyum miliknya.

Dingin…

Menggoda imajiku di antara simfoni rinai

Berkelung, terkepung

Seolah tatapan itu berkidung

Oh, malamku…

Jangan titipi aku malam jingga

Resahnya hanya kan makin menghimpit rasaku.

Nafasku mulai tersekat rindu, entah mulai kapan.

Nada hujan pun mulai sumbang.

Denting itu…mungkinkah rintik yang tempias di atas atap?

Atau ketukan nafas yang mulai berjingkat?

Ah, malam, kau tak pernah mau tahu.

Sungguh, tak kuizinkan kemuning singgah

Meski hanya untuk satu helaan rindu.

 

25/11/2010-30/12/2016.

 

*Note: Ah, akhirnya larik-larik itu bisa kutambahkan. Tak menggantung. Benar kan?

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on December 30, 2016 in Puisi

 

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: