RSS

Aku dan Kill Me Heal Me

18 Jul

Kill Me Heal Me… drama Korea yang tahun lalu membuatku belingsatan tiap kali ngenet karena penasaran dengan jalan ceritanya. Aih, tentu saja aku tak menonton filmya (risiko irit pulsa) tapi hanya membaca rekapan dramanya. Saat itu seingatku banyak singa buas di sampingku tapiii… kok ya tetep bisa mencuri waktu baca dan berakhir dengan kecanduan.

Padahal, dramanya tidak tayang tiap hari sehingga blogger atau penulisnya pun hanya menerbitkan tulisannya beberapa hari sekali. Itu pun… 1 episode dibagi 2 karena durasinya memang panjang dan ceritanya kadang padat. Aku sampai gemas dan kadang gagal fokus saat kerja malam. Dan, seperti yang sudah-sudah, saat otakku mentok sampai tembok aku langsung memburu sinopsis atau rekapan KMHM. Jalan ceritanya tak terduga.

Meski kecanduan, aku tak sampai bela-belain cari filmnya ke internet atau mengunduh dari internet. Saat itu aku cukup terpuaskan dengan membaca blog sinop drama saja. Namun, tahun ini malah tak kuduga mendapat kesempatan nonton dramanya. Awalnya karena aku hanya ingin menghabiskan kuota malam dengan iseng buka You Tube dan mencari file KMHM. Ah, bukan itu awalnya! Semuanya gara-gara aku dapat job menerjemahkan subtitle drakor tapi tak ada filmnya. Maka, aku beli kuota memadai agar bisa mencari drakornya di You Tube.

Dasar masih pemula dan terlalu tergesa-gesa, hasil kerjaku diputus hanya sampai 4 episode. Menyesal? Iya, tapi aku harus tetap belajar lagi. Nah, karena kuota malam masih sisa banyak dan aku jarang berhasil begadang, aku iseng mencari drakor di You Tube. Lah kok aku kepikiran KMHM. Satu episode ber-subtitle Inggris kulihat, episode pertama dan terakhir saja awalnya. Eh, lah kok keterusan penasaran! Singkatnya, aku dapat bintang jatuh karena seorang teman ternyata punya salinannya! *jingkrakjingkrak*

kill_me_heal_me_korean_dramafever

Pict dari internet @dramafever

Dari 20 episode KMHM, aku sudah menonton 15 episode di You Tube dengan curi-curi waktu. Kisahnya benar-benar mempermainkan emosiku, naik-turun dalam tiap episodenya. Hadeh, tampaknya sisi melankolisku terpuaskan. OST-nya juga sukses membuatku termehek-mehek. Aigoo…. Ah, kok aku malah nulis panjang lebar tanpa tujuan ya? Mian, pembaca (bahasaku nyontek mbak blogger sinop drakor).

Herannya, aku melow beberapa hari tapi saat berhenti nonton karena nunggu file dari teman, nuansa melownya mendadak hilang. Ya ampun, akhirnya berburu lagu OST-nya lagi meski tidak bisa mengunduh. Hiks. Satu lagi keherananku dan ini paling besar, saat-saat melowku kumat, frasa-frasa depresi mengalir begitu saja sampai aku hampir gelagapan ketika berusaha menahannya. Lumayanlah, ada beberapa bait bisa tersusun dan ide acak untuk kisah lama pun bermunculan.

“Tuliskan saja,” seorang sahabat menanggapi SMS melowku. Iya, aku sadar ada bendungan yang sudah terlalu lama kutahan hingga temboknya retak di mana-mana. Aku harus mengurangi tangkupan airnya. Tuliskan, tuliskan, tuliskan… apapun itu.

Hm, bagaimana kalau aku juga menulis apa yang kurasakan atau pendapatku tentang drakor KMHM ini? Lumayan bisa menambah isi blog dan melatih kamus kosakataku agar tak berdebu. Tentu saja aku takkan menulis sinopsis jalan ceritanya. Bagi kalian yang penasaran ingin membacanya, kunjungi saja blog Berbagi-Sinopsis milik Mbak Mumuzizi. Kalian bisa membaca cerita tiap episode dan melihat beberapa gambar tentang adegannya juga. Aku tak mau menanggung risikonya ya? Kalau termasuk mudah termehek-mehek, siapkan saja tisu yang banyak.

Mengapa drakor KMHM menarik minat nontonku sih? Ya… karena isinya komplet pake bingits kalau bahasa anak alay sekarang. Ada DID person alias orang dengan berkepribadian ganda, psikiater cantik dan kadang konyol, penulis novel jenius dan misterius …. Baiklah, jenis healing drama tampaknya masuk genre kesukaanku, apalagi yang berbau psikologi dan misteri tanpa nuansa horor. Whoa, aku memang belum move-on dari KMHM.

Jadi, aku sebenarnya ingin menulis kesanku tentang drakor yang kutonton. Tentu saja tulisanku akan amat sangat subyektif. Saat tulisan ini kuterbitkan, aku sudah menamatkan 3 drakor tapi belum ada satu tulisan pun yang kuselesaikan. Hiks. Semoga setelah ini, aku bisa segera menyelesaikan salah satu tulisan terutama tentang drakor KMHM.

Pertengahan Juli 2016

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on July 18, 2016 in Bukan review, sekadar berbagi

 

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: