RSS

Aku dan Drama Korea

24 Feb

Rekapan drama Korea? Eh, itu bukan sekadar sinopsis lho. Dulu aku memang membayangkan blog sinopsis drama Korea pasti berisi garis besar ceritanya saja. Eits, ternyata saya sungguh salah. Memang ada beberapa blog yang hanya menuliskan garis besar cerita dan kadang tanpa gambar. Yah, aku jelas tak begitu tertarik.

Nah, beberapa blog yang sekarang malah sering kutengok adalah blog yang menyajikan jalan cerita yang lengkap dengan gambar dari film tersebut. Ada pula beberapa recapper (mereka sering menyebut diri demikian) yang memberikan komentar pribadi sampai ulasan tentang isi cerita. Tampaknya keasikan suatu blog rekapan drama Korea memang terletak pada cara recapper menuliskan jalan cerita.

Jujur saja, aku lebih suka penulisan yang tidak menggunakan bahasa gaul (maafkan saya untuk itu). Kemudian, kalimatnya mengalir sehingga enak dibaca atau dengan kata lain, tidak pelit menggunakan kata hubung (lalu, sehingga, kemudian, dan kawan-kawannya). Ada blog yang penulisannya seperti patah-patah per adegan sehingga aku pusing menggambarkan ceritanya di otakku. Aih, bukankah maksudku membaca rekapan agar paham jalan cerita meski tak menonton secara langsung? Jadi, blog itu tidak kuikuti tapi kadang kuhampiri jika ternyata update ceritanya lebih cepat dari blog yang kuikuti.

Yap, seringkali beberapa blog memuat atau menuliskan drama yang sama. Gambar-gambar yang dimuat pun kadang serupa. Namun, kulihat blog-blog tersebut memiliki pembaca setia sendiri. Kalau diibaratkan sih, ada penggemar drama komedi, drama thriller, dan sebagainya. Bukankah novel pun ada beragam genre? Kurang lebih seperti itulah blog rekapan drama Korea ini.

Oiya, sebagian blog yang sering kusinggahi memang mendedikasikan diri untuk memuat rekapan drama Korea dan pernak-perniknya. Namun, ada pula blog yang menulis drama selain drakor, misal drama Mandarin, Thailand atau Jepang. Drama di sini bukan hanya serial di tivi lho. Aku pernah menemukan blog yang menulis rekapan film yang tayang di bioskop pula, tentu saja bioskop di luar negeri sana.

Maafkan jika aku masih berkunjung dalam diam sebagai silent reader alias pembaca tanpa jejak. Awalnya sih aku kapok karena gagal terus jika ingin memberikan komentar. Maklum, koneksi internet masih seperti ayunan. Namun, sekarang aku mulai berani memberikan komentar meski hanya 1 kali dalam 1 judul. Ah, inginnya sih tak malu-malu tapi aku memang pemalu. #plak

Kalau mau jujur lagi, aku pernah kecanduan membaca rekapan drama Korea. Saat itu aku malah sedang mengurus beberapa singa besar dan ada yang cukup ganas. Namun, justru itulah keseruannya. Ketika otak membeku di tengah malam, aku malah berburu drama menarik. Oke, tentu saja drama dengan konflik psikologis dan berbau detektif langsung membetot perhatianku.

Nah, parahnya adalah para blogger itu sudah menyelesaikan semua episode drama alias tamat penayangan dan penulisan rekapan drama Korea. Tinggalah aku menyaingi singa lapar yang ingin memuaskan rasa penasaran dengan membaca tanpa jeda. Kalau jumlah episode 1 judul itu hanya sedikit dan ditulis 1 blogger, aku bisa lebih cepat menuntaskan keingintahuanku. Hal paling mengganggu adalah saat aku harus bolak balik pindah blog karena ada kolaborasi penulisan 1 judul drama. Rasanya gatal ingin membuka semua blog dalam satu layar! Aigoo, dan singa buas pun terlantar di sampingku. #sigh

Salah satu film yang membuatku kecanduan tapi belum nonton

Salah satu film yang membuatku kecanduan tapi belum nonton

Kecanduanku berhenti saat tak ada lagi drama yang cukup menarik untuk kuikuti. Eh, alasan lain sih blog yang kutengok sedang rehat tanpa update apa pun dan memang tidak ada singa buas yang menemani. Aih, aku hanya berharap kecanduanku ini tak kambuh lagi. Apalagi sekarang ada beberapa judul yang memicu rasa penasaranku, aku harus kuat menahan diri (halah). Aku ingin lebih fokus untuk mengisi blogku sendiri, tetapi tetap berusaha sesekali menengok rekapan drama Korea yang apik. Keep fighting!!!

23-24 Februari 2016

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on February 24, 2016 in kegiatan menulis, sekadar berbagi

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: