RSS

Selamat Malam

20 Dec

“Selamat malam, Nona! Bolehkah aku duduk di sini?”

Tanpa menunggu izinku, dia sudah duduk di kursi yang berhadapan denganku. Hhh, sopan sekali! Aku merasa matanya sejak tadi memang sudah melekat kepadaku dan aku tidak sedang geer.

“Nona, sedang menunggu seseorang atau hanya sendirian?”

Aku pura-pura membaca buku.

“Izinkan aku menemani Nona ya?”

Aku melirik sekilas dan dia tersenyum.

“Maaf, kau sudah menunggu lama?” terdengar suara bariton yang mendekati meja kami. Aku mendongak dan melihat lelaki muda yang tampan itu. Tampilan metroseksual yang menyilaukan.

“Hampir saja aku pulang. Ayo, tempat khusus sudah disiapkan untuk kita.”

Lelaki di depanku beranjak dan memeluk lelaki metroseksual itu dengan mesra seraya berjalan ke arah lounge pribadi.

 

Bantul, 2011

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on December 20, 2011 in Fiksi singkat

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: