Capunglah Aku

Aku hanyalah seekor capung

Sayapku tak berwarna seperti kupu-kupu

Aku pun tak seharum bunga mawar

Aku suka menari di tengah parade kupu-kupu

Aku pun sering terlena menikmati aroma mawar

Namun, aku tetaplah seekor capung

10122010

still @my corner

Advertisements

Selamat Malam

“Selamat malam, Nona! Bolehkah aku duduk di sini?”

Tanpa menunggu izinku, dia sudah duduk di kursi yang berhadapan denganku. Hhh, sopan sekali! Aku merasa matanya sejak tadi memang sudah melekat kepadaku dan aku tidak sedang geer.

“Nona, sedang menunggu seseorang atau hanya sendirian?”

Aku pura-pura membaca buku.

Continue reading