Suddenly

I’m dead!

Your voice comes to my brain in sudden.

Alas, unexpectedly it appears…

And I can’t say a word.

The thunder also greets me tonight.

But I choose to admire the sound of rain.

I hear it singing the blues now.

Maybe that song wants to recall my numb.

27102017

 

 

Advertisements

Kusudahi

Tanpa angan. Tanpa harap. Tanpa mimpi.

Meski kadang ada euforia membuncah seperti banjir, meski kadang ada nyeri menusuk ingatan tanpa terkendali.

Biarkan seperti apa adanya.

Mengalir saja tanpa harus berpikir arah alirannya, asal tak menghanyutkan siapa pun.

Dan air mata ini biar melesapkan angan tak berujung. Biarkan bumi menerima rerasaku tanpa kata.

Mungkin memang belum waktunya, tapi aku tak mau menunggu.

Jika menunggu, aku hanya akan terlalu tenggelam dalam angan yang tak berujung dan sering tak bermakna.

Aku tahu itu, karena aku ini aku.

Dengan tak menunggu, hadirmu lebih bermakna.

Ah, bukankah itu sudah menjadi harapku?

 

29112017

~vee~

Halo, 2018!

Hai, hai, hai!

Tahun 2018 sudah berlalu beberapa hari dan aku belum menambah isi blog ini. Terlalu! Apakah itu berarti aku lama tak menulis? Hm, tidak juga. Aku menulis 1-2 cerpen meski karena ikut lomba sih. Heuheu. Beberapa coretan dan puisi pendek juga kutulis tapi kumuat di Instagram saja. Jika penasaran, tengok saja akun: veeanuma.

Continue reading

Sudah Melewati 100!

Yipi! Yepe!

Akhirnya aku bisa juga melewati angka 100 pos. Ternyata butuh 1 tahun termasuk vakum berbulan-bulan untuk mencapainya. Bangga? Entah ya. Namun, aku berusaha menghargai pencapaian yang tak mudah untukku sendiri.

Hm, bulan ini pun banyak frasa bermunculan dan berhasil kutangkap. Ya, ada semangat yang sempat terlupa kini muncul lagi. Aku tak boleh menyia-nyiakan hal ini, bukan?

Jadi, ayo menulis lagi!!! Tak perlu muluk untuk segera menyelesaikan novel yang tertunda lama. Cukuplah memahat dulu frasa-frasa pendek di sini. Mari bersemangat! Fighting!

 

Vee